Dulu Cuma Camilan Warung, Sekarang Perusahaan INACO Sudah Bisa Kamu Beli Sahamnya!

Dulu Cuma Camilan Warung, Sekarang Perusahaan INACO Sudah Bisa Kamu Beli Sahamnya!
Bacakan Artikel

Dana hasil IPO ini bakal dipakai buat empat kebutuhan utama. Porsi terbesar sekitar 56,70% bakal dialokasikan sebagai modal anak usaha, PT NPS, untuk mendanai belanja modal (capex) peningkatan kapasitas produksi gummy candy dan produk jeli di pasar domestik maupun ekspor.

Sisanya, sekitar 10,04% dipakai buat beli mesin dan efisiensi logistik, 10,90% untuk bayar sebagian utang jangka pendek, dan 22,36% sisanya buat modal kerja operasional.

CEO PT Sucor Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek, Bernadus Wijaya, ikut optimistis. Ia menilai INACO punya fondasi bisnis yang kuat selama lebih dari tiga dekade, ditambah strategi ekspansi dan efisiensi yang terbukti mendongkrak profitabilitas.

Berdasarkan laporan keuangan 2025, JELI membukukan penjualan sebesar Rp753,05 miliar. Meski grafik penjualan sempat turun tipis 6,02% pada 2024 dan 4,49% pada 2025, laba tahun berjalan perusahaan justru meroket. Laba JELI melesat 592,50% pada 2024 dan naik lagi 235,50% pada 2025 berkat efisiensi operasional dan fokus pada produk bermargin tinggi.

Ke depan, perusahaan yang punya pabrik di Bekasi, Pontianak, Pandaan, dan Sukabumi ini berkomitmen memperluas pasar global mereka yang saat ini sudah menembus Australia, Kanada, Singapura, hingga AS. INACO juga tetap berkomitmen memberdayakan petani lokal sebagai pemasok utama bahan baku mereka.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2