Canonical–Sivali Dorong Teknologi Open Source untuk Bisnis Finansial dan Layanan Publik

Di tengah regulasi yang makin ketat dan tuntutan menjaga kedaulatan data, teknologi open source kian dipandang strategis sebagai fondasi transformasi digital. Hal ini mengemuka dalam Canonical Execut...

Canonical–Sivali Dorong Teknologi Open Source untuk Bisnis Finansial dan Layanan Publik
Bacakan Artikel

Menurut Onno W Purbo, Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan pakar telematika, open source memberi peluang sangat terbuka bagi Indonesia untuk mandiri dan tidak tergantung pihak luar.

Dia mencontohkan langkah yang sudah dilakukan ITTS mengembangkan jaringan 5G sendiri berbasis open source dengan kecepatan hingga 800 Mbps, jauh di atas 4G.

"Biayanya pun jauh lebih murah. Jika perangkat proprietary bisa mencapai ratusan juta, versi open source bisa dibuat dengan sekitar Rp50 juta. Jadi manfaatnya besar, baik dari sisi inovasi, harga, maupun kemandirian," katanya.

Talenta Digital

Adapun, Naeem Maver, Vice President Asia Pasifik Canonical Ubuntu, optimistis Indonesia menjadi pasar open source yang tumbuh pesat dengan pertumbuhan 25% per tahun dan proyeksi mencapai 30% dalam lima tahun ke depan.

Bersama Sivali, Canonical memperkuat komitmennya di Indonesia melalui investasi besar bersama Sivali sebagai mitra strategis, serta membangun ekosistem, termasuk mencetak talenta atau SDM digital yang mumpuni.

"Visi utama Canonical adalah mendemokratisasi open source agar dapat diakses semua pihak, termasuk untuk pengembangan kecerdasan buatan di masa depan," ujarnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: