Canonical–Sivali Dorong Teknologi Open Source untuk Bisnis Finansial dan Layanan Publik

Di tengah regulasi yang makin ketat dan tuntutan menjaga kedaulatan data, teknologi open source kian dipandang strategis sebagai fondasi transformasi digital. Hal ini mengemuka dalam Canonical Execut...

Canonical–Sivali Dorong Teknologi Open Source untuk Bisnis Finansial dan Layanan Publik
Bacakan Artikel

Kolaborasi Sivali–Canonical diarahkan memperkuat digitalisasi pelayanan publik. Dari infrastruktur cloud atau komputasi awan lokal, jaminan keamanan data, hingga pelatihan SDM di universitas, seluruh upaya ini diproyeksikan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Ke depan, adopsi open source di pemerintahan dipandang mampu mempercepat modernisasi layanan publik. Dengan data yang lebih terjaga dan teknologi yang fleksibel, masyarakat diharapkan menikmati layanan yang lebih aman, transparan, dan mudah diakses.

Ekosistem dan Kolaborasi

Pada kesempatan itu, Sivali Cloud Technology selaku distributor resmi Canonical di Indonesia, menegaskan komitmen memperkuat ekosistem open source. Co-Founder dan Executive VP Sivali Cloud Technology Ryo Ardian mengungkapkan yang yang ditempuh yakni memperluas kerja sama dengan universitas untuk mencetak talenta, berkolaborasi dengan penyedia data center lokal untuk kedaulatan digital, serta menggandeng mitra industri agar solusi terbuka berakar di dunia usaha.

Canonical sendiri merupakan perusahaan terkemuka dan dikenal sebagai pengembang global Ubuntu. Kolaborasi dengan Sivali memastikan adaptasi lokal sesuai kebutuhan bisnis Indonesia. Hadir pula Prof. Onno W Purbo, Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan; dan Naeem Maver, Vice President - Asia Pasific (APAC) Canonical Ubuntu yang menekankan ekosistem terbuka sebagai jawaban atas regulasi global yang makin menuntut transparansi.

Dengan acara ini, Sivali dan Canonical menegaskan open source merupakan strategi andal sektor finansial dan publik dalam melakukan operasional bisnis, mendorong ekspansi dengan tetap memenuhi regulasi sekaligus menjaga kedaulatan digital di era ekonomi digital berbasis data.

Kemandirian dan Efisiensi

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: