SIG Perkuat Inklusi, Reni Wulandari Jadi Simbol Kepemimpinan Perempuan

Reni Wulandari merupakan profesional dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri semen. Menariknya, sebagai perempuan, sebagian besar perjalanan kariernya ditempuh di area operasi yang didomina...

SIG Perkuat Inklusi, Reni Wulandari Jadi Simbol Kepemimpinan Perempuan
Bacakan Artikel

"Dalam lingkungan kerja berbasis merit, fokus pada kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan profesionalisme akan menjadi keunggulan bagi organisasi," jelasnya.

Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, menambahkan bahwa perusahaan memiliki kebijakan Fair Employment Opportunity Policy yang menjamin kesempatan yang adil dan setara bagi seluruh karyawan. Kebijakan ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) serta dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Indonesia.

"Kami memastikan tidak ada diskriminasi dalam proses rekrutmen maupun seleksi untuk posisi manajemen dan senior. Seluruh proses dilakukan secara transparan berdasarkan kompetensi dan kinerja, bukan faktor gender," ujar Hadi.

SIG juga menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan karyawan perempuan, seperti cuti melahirkan, ruang laktasi, dan dispensasi haid. Selain itu, SIG membentuk komunitas karyawan perempuan 'Srikandi SIG' sebagai wadah pemberdayaan dan pengembangan talenta melalui berbagai program pembelajaran.

"Sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, SIG juga menerapkan Respectful Workplace Policy untuk melindungi seluruh insan perusahaan dari segala bentuk pelecehan dan kekerasan. Dengan demikian, tercipta lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan produktif," tutup Hadi. 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2