News and Education Versi penuh
market mood

Siap-Siap Besok! Saham JELI Mulai Listing di Bursa, Ini Alasan Investor Pada FOMO

Oleh Ahmad Syarifudin 06 Jul 2026 11:20 2 menit baca

Kalcernomics.com - Kabar gembira buat kamu pencinta jeli legendaris merek INACO. PT Niramas Utama Tbk, perusahaan di balik camilan favorit sejuta umat itu, siap resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai besok, Selasa (7/7/2026), dengan kode saham JELI.

Menariknya, sebelum resmi listing, saham JELI sudah sukses mencuri perhatian para pemburu cuan di pasar modal. Gak main-main, pada masa Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), saham JELI mengalami oversubscribe alias kelebihan pemesanan hingga 273,37 kali pada porsi pooling. Tercatat ada sebanyak 606.892 SID (Single Investor Identification) yang ikut rebutan antre demi bisa mengoleksi saham ini.

Dalam aksi korporasi ini, JELI melepas sekitar 266 juta saham baru ke publik dengan harga yang cukup terjangkau bagi kantong anak muda, yaitu Rp900 per saham. Dari hajatan IPO ini, JELI berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp239,4 miliar. Rencananya, dana jumbo tersebut bakal dipakai buat modal ekspansi bisnis, nambah kapasitas produksi, memperkuat jalur distribusi, hingga tambahan modal kerja harian.

Jadi Sentimen Positif di Tengah Pasar yang Galau

Keberhasilan JELI ini terbilang spesial. CEO PT Sucor Sekuritas selaku underwriter tunggal, Bernardus Wijaya, mengaku bangga karena JELI menjadi emiten kedua di Indonesia yang sukses menggelar IPO pada tahun 2026 ini, padahal kondisi pasar saham saat ini terbilang penuh ketidakpastian.

"Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa di tengah volatilitas pasar, kepercayaan investor terhadap emiten dengan fundamental yang baik tetap sangat kuat," ujar Bernardus.

Janji Jaga Amanah Investor

Melihat antusiasme yang luar biasa dari para investor, Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S. Lukman, menganggap hal ini sebagai sebuah tanggung jawab besar yang harus dijaga lewat kinerja bisnis yang sehat dan berkelanjutan ke depan.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan publik. Kepercayaan tersebut sangat mahal dan tidak ternilai. Untuk itu, kami harus menjaga kepercayaan ini dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan," ungkap Adhi.

Adhi menambahkan, dengan berubah status menjadi perusahaan terbuka, JELI punya langkah strategis untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan (GCG), memperluas pasar, dan memperkuat kapasitas pabrik agar bisa memberikan nilai tambah jangka panjang buat para pemegang sahamnya.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade menguasai pasar camilan tanah air, JELI optimistis momentum manis dari lantai bursa ini bisa makin memperkokoh posisi mereka, baik di pasar domestik maupun pasar internasional.

Topik terkait
PT Niramas Utama Tbk JELI INACO Perusahaan IPO Emiten Listing Perdana BEI