Risiko Global Mereda, Mirae Asset: Investor Waspadai Tantangan Domestik

Risiko Global Mereda, Mirae Asset: Investor Waspadai Tantangan Domestik
Bacakan Artikel

"Ke depan, pemulihan pasar Indonesia akan sangat ditentukan oleh kepercayaan investor
terhadap kebijakan domestik. Karena itu, investor perlu tetap berfokus pada fundamental dan
lebih selektif dalam menentukan strategi investasinya," tambah Rully.

Sementara itu, Senior Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Andreas Kristo
Saragih melihat sektor poultry menjadi salah satu sektor yang menarik untuk dicermati di
tengah kondisi pasar saat ini. Menurutnya, konsumsi daging ayam di Indonesia yang baru
mencapai sekitar 8,6 kilogram per kapita, jauh di bawah Malaysia (32,9 kilogram) dan Vietnam
(16,7 kilogram), menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih besar.

Didukung peningkatan konsumsi, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pasokan yang diperkirakan lebih terkendali akibat penurunan kuota impor grand parent stock (GPS) dan implementasi program culling, industri poultry berpotensi mencatatkan peningkatan profitabilitas.

"Kami melihat sektor poultry memasuki fase yang lebih menarik dibandingkan beberapa tahun
terakhir. Dengan pasokan yang lebih terkendali dan permintaan yang terus bertumbuh,
profitabilitas industri berpotensi meningkat sehingga membuka peluang investasi yang menarik
bagi investor," kata Andreas.

Di tengah volatilitas pasar, Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Francisca Gerungan mengatakan diversifikasi menjadi kunci dalam membangun portofolio
investasi. Investor perlu menyesuaikan alokasi investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko,
dan kebutuhan likuiditas karena setiap instrumen memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal
hasil yang berbeda.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: