Komunitas Ubuntu Indonesia Siap Dongkrak Pemanfaatan Teknologi Open Source di Indonesia

Komunitas Ubuntu Indonesia menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) di Cafe Kuilo, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/9). Forum ini menjadi momentum konsolidasi gerakan sekaligus meneguhkan regenerasi k...

Komunitas Ubuntu Indonesia Siap Dongkrak Pemanfaatan Teknologi Open Source di Indonesia
Bacakan Artikel

Komunitas Ubuntu Indonesia menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) di Cafe Kuilo, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/9). Forum ini menjadi momentum konsolidasi gerakan sekaligus meneguhkan regenerasi kepengurusan komunitas open source yang telah eksis sejak 2005.

Dalam rapat umum anggota tersebut, Veros Mohamed terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Sartika Lestari dipercaya sebagai Bendahara. Keputusan ini menandai keterlibatan lebih besar generasi muda, khususnya Gen Z, dalam kepemimpinan komunitas.

"Ini bukan sekadar pergantian struktur, tetapi estafet yang memberi ruang bagi generasi baru untuk bergerak," kata Veros Mohamed yang merupakan profesional di perusahaan teknologi informasi dan berusia 26 tahun ini. Adapun Sartika Lestari merupakan pegiat open source kelahiran 2001.

Untuk diketahui, open source adalah model pengembangan teknologi di mana kode sumber sebuah perangkat lunak dibuka untuk umum sehingga siapa saja bisa mempelajari, mengubah, dan membagikannya kembali. Sifat terbuka ini membuat teknologi lebih transparan, aman, dan fleksibel karena tidak bergantung pada satu vendor saja.

Bagi masyarakat, open source sering diidentikkan dengan perangkat lunak gratis, padahal esensinya adalah soal kebebasan (freedom) dalam mengakses, memodifikasi, dan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: