Dari INTERCEM Asia, SIG Jajaki Kolaborasi Global untuk Inovasi Bahan Bangunan 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) gelar karpet merah di INTERCEM Asia 2026 sebagai panggung untuk memperluas kolaborasi global dalam pengembangan inovasi bahan bangunan dan rantai pasok berkelan...

Dari INTERCEM Asia, SIG Jajaki Kolaborasi Global untuk Inovasi Bahan Bangunan 
Bacakan Artikel

Strategi transformasi bisnis SIG terangkum dalam empat pilar utama, antara lain inovasi produk berbasis keberlanjutan, kemitraan strategis & diversifikasi ekosistem, keunggulan rantai pasok & komersial, serta optimalisasi digital & teknologi. Empat pilar utama tersebut ditetapkan untuk mengurangi potensi risiko demi keberlanjutan di masa mendatang.

Andriano Hosny Panangian menambahkan, INTERCEM Asia membuka peluang untuk memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di industri, mulai dari produsen, pemasok, hingga penyedia teknologi, guna mendukung langkah transformasi Perusahaan.

Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari menyampaikan, industri semen dan mineral nonlogam memainkan peranan dalam pembangunan di Indonesia. Pada 2025, sektor ini tercatat tumbuh sebesar 6,16% dengan nilai investasi mencapai Rp25 triliun, nilai ekspor sebesar USD1,79 miliar, serta menyerap lebih dari 900 ribu tenaga kerja.

”Indonesia terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra global dalam mendorong industri semen yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, INTERCEM Asia 2026 tidak hanya menjadi forum pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, tetapi juga platform strategis untuk memperdalam kemitraan serta mendorong percepatan inovasi dan ketahanan industri di masa depan,” ujar Emmy Suryandari.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2