BSI Maslahat dan BKKBN Jalin Kerja Sama Perangi Stunting

Dalam rangka mencegah dan menurunkan angka stunting di Indonesia, serta memperkuat kolaborasi kelembagaan, BSI Maslahat bersama BKKBN lakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) Program Gerak...

BSI Maslahat dan BKKBN Jalin Kerja Sama Perangi Stunting
Bacakan Artikel

Dalam rangka mencegah dan menurunkan angka stunting di Indonesia, serta memperkuat kolaborasi kelembagaan, BSI Maslahat bersama BKKBN lakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Penandatanagan MoU dilakukan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, di Gedung Auditorium BKKBN.

BSI Maslahat sebagai Orang Tua Asuh dalam program GENTING ini menyalurkan bantuan senilai Rp702 juta. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bantuan nutrisi berupa paket makanan bergizi untuk baduta dan ibu hamil selama 6 bulan, penyediaan sanitasi dan sarana air bersih/MCK, serta sosialisasi dan edukasi deteksi dan cegah stunting sejak dini bagi keluarga risiko stunting (KRS).

Dalam sambutannya, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji menyampaikan, "ini merupakan konsep pentahelix untuk mencapai tujuan bersama. Target kita satu juta penerima manfaat, saat ini sudah mencakup 229 ribu anak asuh dari 15 ribu orang tua asuh. Kalau kita kalkulasikan sekarang kita sudah bantu 266 milyar rupiah yang sudah kita berikan kepada rakyat Indonesia yang membutuhkan" ujarnya.

Dari 5 rekomendasi provinsi dengan tingkat stunting tertinggi di Indonesia yakni di NTT, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Bengkulu dan Yogyakarta, BSI Maslahat menyasarkan penerima manfaat program GENTING di daerah Provinsi Yogyakarta dan Kabupaten Sragen. Pemilihan lokasi ini berdasarkan bahwa Yogyakarta merupakan provinsi dengan persentase penduduk muslim terbesar kedua di Indonesia sebesar 97,2% setelah Bengkulu.

Di kabupaten Sragen disalurkan bantuan paket makanan bergizi selama 6 bulan bagi baduta dan ibu hamil dari keluarga risiko stunting yang telah diluncurkan pada 17 Juni 2025 berlokasi di Desa Juwok, Kabupaten Sragen.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2