Berkat Hauling Road, RMKE Bukukan Lonjakan Pendapatan 2,4x pada Kuartal I 2026

PT RMK Energy Tbk (IDX:RMKE), perusahaan penyedia jasa logistik batubara terintegrasi, berhasil mengawali tahun 2026 dengan pencapaian kinerja keuangan yang impresif. Perseroan mencatatkan pendapatan...

Berkat Hauling Road, RMKE Bukukan Lonjakan Pendapatan 2,4x pada Kuartal I 2026
Bacakan Artikel

Segmen jasa pengangkutan batubara melalui hauling road menjadi primadona baru dengan lonjakan volume sebesar 5,4 kali lipat menjadi 470,2 ribu ton pada 1Q 2026 (vs 86,4 ribu ton pada 1Q 2025). Keberhasilan ini semakin krusial mengingat adanya regulasi Pemerintah Daerah yang melarang penggunaan jalan umum untuk angkutan batubara efektif per 1 Januari 2026, yang menjadikan hauling road RMKE sebagai infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Meskipun volume muatan tongkang mengalami penurunan musiman sebesar 14,4% YoY menjadi 1,7 juta ton akibat faktor cuaca ekstrem, periode administrasi RKAB di awal tahun, serta banyaknya hari libur nasional, dampak tersebut berhasil terkompensasi dengan sangat baik oleh kontribusi pendapatan dari segmen hauling road yang tumbuh pesat.

Profitabilitas dan Efisiensi Keuangan yang Terjaga

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, RMKE berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp101,2 miliar, tumbuh 19,6% YoY. Kontribusi laba kotor didominasi oleh segmen jasa sebesar 79,0% dan segmen penjualan sebesar 21,0%. Alhasil, Perseroan sukses mencatatkan laba bersih sebesar Rp55,7 miliar, atau naik 8,2% YoY. Dari sisi neraca, RMKE menunjukkan pengelolaan keuangan yang sangat sehat dengan rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) di level 0,54 kali.

Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyampaikan, "Kenaikan pendapatan yang signifikan pada kuartal pertama ini merupakan buah dari strategi integrasi hulu-hilir yang kami jalankan. Sebagian besar pertumbuhan segmen penjualan berasal dari pembeli strategis global. Dengan infrastruktur yang semakin lengkap, kami optimistis dapat terus meningkatkan volume trading dan mengoptimalkan margin saat harga pasar mendukung."

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: